Proses terjadinya hujan

Hujan merupakan anugrah dari allah yang diturunkan kepada manusia, dengan tujuan menyirami tanaman yang ada dibumi supaya tumbuh hijau dan subur. Hujan adalah periswtiwa dimana air jatuh dari langit-langit bumi. Proses terbentuknya butiran hujan dilangit sehingga jatuh ke bumi atau daratan memang agak sedikit rumit oleh karena itu saya akan memberi tahu Kenapa Hujan Bisa Turun ? Penasaran ?
Penyebab Hujan Turun adalah uap air yang di bawa dari daratan yang terhembus oleh angin sehingga membentuk awan-awan hitam yang biasa kita lihat ketika hujan akan datang. Uap-uap air ini didapatkan dari permukaan laut yang tersinari matahari, setelah itu angin yang ada pada langit akan mengumpulkannya menjadi satu ketika itu pula awan tersebut tak kuat menahan kandungan H2O (air) yang terdapat di dalamnya sehingga turunlah hujan. Uap-uap air ini bisa di dapat selain daripada di lautan seperti pada tumbuhan yang berembun dan tersinari matahari, pohon, tanah, sungai, bahkan manusia dan hewan.

Penguapan yang dilakukan oleh uap-uap air tersebut disebut evaporasi ketika awan mengalami proses pendekatan bersama awan-awan lainnya dan memadat proses itu dinamakan kondensasi sehingga membentuk awan hitam yang nantinya akan menurunkan air hujan yang sudah tak kuat ditopang oleh awan tersebut lalu jatuhlah air tersebut ke permukaan bumi proses itu disebut presipitasi.

Ketika suhu udara di langit semakin rendah maka awan yang membawa air itu bisa menjadi es air yang ditumpahkan ke daratan air itu tak langsung menyentuh daratan pada ketinggian tertentu air itu bertemu dengan udara yang suhunya dingin atau rendah maka air itu akan berubah menjadi es sehingga menjadi hujan es yang pernah terjadi di Bogor, Jawa Barat tahun lalu.

Kita sering melihat es di kutub utara dan selatan begitu juga di wilayah eropa dan barat hujan salju itu disebabkan oleh suhu udara yang semakin rendah maka akan berbentuk salju. Hujan memiliki bentuk-bentuk lainnya tidak hanya hujan es dan air saja bentuk hujan juga bisa berbentuk uap dan kabut ini disebabkan karena air hujan tersebut bertemu dengan udara yang kering mengakibatkan penguapan sebagian hujan kembali menguap sehingga membentuk hujan kembali.

Terkadang ketika kita berjalan di permukaan yang terkena hujan lalu hujan itu bersentuhan langsung dengan kulit kita kadang terasa sakit hujan itulah yang dinamakan Hujan Besar karena kecepatan jatuhnya air yang tinggi terasa sakit di kulit.

Ada lagi bentuk hujan yang berbeda daripada yang lain yaitu hujan buatan. Hujan ini sengaja diciptakan oleh manusia dengan tujuan tertentu misalnya untuk mengevaborasi tanah yang kering, daerah yang jarang turun hujan, sawah, gagal panen, sungai / danau kering, dan lain sebagainya. Untuk menyemai / membentuk hujan deras, biasanya dibutuhkan garam sebanyak 3 ton yang disemai ke awan potensial selama 30 hari. Hujan buatan saja bisa gagal dibuat atau jatuh di tempat yang salah serta memakan biaya yang besar dalam pembuatannya.

Itulah artikel tentang Proses Terjadinya Hujan. Hujan adalah anugrah tuhan yang maha esa yang harus kita syukuri bayangkan ketika hujan berhenti turun padang tandus adalah akibatnya, namun hujan juga bisa mendatangkan bencana itu karena ulah manusia yang sering membuang sampah sembarang dan menebang pohon-pohon tempat penyerapan air sampah menumpuk otomatis air pun menjadi tak terbendung. Oleh karena itu sayangilah hutan kita jaga selalu tanah air titipan nenek moyang ini rawatlah bumi ini jika anda ingin melihat anak cucu anda lagi di masa yang akan datang.

Perihal dwiarisoma
All, just for fun.. here is the place to find news and entertainment purposes only for pleasure..

2 Responses to Proses terjadinya hujan

  1. krisiyanto mengatakan:

    artikelnya bagus kang,,terima kasih infonya.
    http://krizi.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: